Logika Matematika I

arif zainurrohman
lusi anggraeni
novia ningsih
amelia anasari
afifa yasin


Soal:
Apa yang dimaksud dengan kemampuan penalaran dan logika tradisional, metafisis, epistumulogis, instrumental, simbol, serta logika pernyataan, Logika sebutan, logika hubungan, logika himpunan.berikut dengan ciri dan contohnya.
Jawab
1. Kemampuan penalaran adalah suatu bentuk pemikiran yang meliputi tiga unsur yaitu konsep, pernyataan, dan penalaran
2. Filsafat kini:
a. Logika tradisional
Logika ditafsirkan sebagai suatu kumpulan aturan praktis yang menjadi petunjuk pemikiran
b. Logika metafisis
Susunan pikiran yang dianggap kenyataan sehingga logika dianggap seperti metafisika.Tugas pokok adalah menafsirkan pikiran sebagai suatu tahap dari struktur kenyataan sebab itu untuk mengetahui kenyataan orang harus belajar logika terlebih dahulu.
c. Logika epistomologis
Logika yang dipelopori oleh Francis Herbert Bradley (1846 – 1924) dan Bernardquet (1848 – 1923) untuk dapat mencapai pengetahuan yang memadai, pikiran logis dan perasaan harus digabung.Demikian juga untuk mencapai kebenaran, logika harus dihubungkan dengan seluruh pengetahuam lainnya.
d. Logika instrumental (aliran logika pragmatis)
Dipelopori oleh John Dewey (1859 – 1952).Logika dianggap sebagai alat instrumen untuk memecahkan masalah.
e. Logika simbol (aliran logika simbolis)
Dipelopori oleh Leibiniz, Boole, De Morgan.Aliran ini sangat menekankan penggunaan bahasa simbol untuk mempelajari secara benar, bagaimana akal harus bekerja.Metode – metode dalam mengembangkan matematika banyak digunakan oleh aliran ini.Berkembang sangat teknis dan ilmiah serta bercorak matematika yang kemudian disebut logika matematika (mathematical logic).
   G.W Leibniz (1646 – 1716) dianggap sebagai matematikawan pertama yang mempelajari logika simbolik.Dalam ciri – ciri pengunaan logika simbolik ini menggunakan simbol – simbol khusus yang diolah sesuai dengan aturan – aturan matematika untuk menetapkan apakah suatu pernyataan bernilai benar atau salah.
Macam – macam Logika Simbol
  1. Logika Pernyataan (Propotional Logic)
Suatu cabang logika simbolis yang membicarakan tentang pernyataan tunggal (pernyataan atom atau pernyataan prima) dan pernyataan – pernyataan dengan perangkai disebut pernyataan majemuk (tersusun).Dalam menentukan nilai kebenaran suatu pernyataan – pernyataan tungalnya diketahui digunakan beberapa kaidah – kaidah dan aturan – aturan.Pokok bahasan seperti ini disebut kalkulus pernyataan.
Ciri logika pernyataan : pernyataan – pernyataan tungalnya diketahui, dan terdapat pernyataan majemuk
Contoh pernyataan : misalkan sebuah partikel berpindah mengikuti garis lurus dengan posisinya diberikan x (t) adalah waktu dan x(t) berarti x adalah fungsi dari t
  1. Logika Sebutan
Logika sebutan merupakan cabang dari logika simbolis yang menelaah tentang perubah (variabel) dalam suatu kalimat, kuantitatif (kuantor) dan aturan – aturan serta tata cara dalam penyimpulan dan menentukan sahnya suatu argumen.Pokok bahasan ini sering disebut kalkulus sebutan.
Ciri logika sebutan : dalam pernyataannya menggunakan variabel, kuantifikasi, seta taat cara dalam penyimpulan suatu argumen
Contoh logika sebutan : jika x sembarang bilangan bulat, maka  x adalah bilangan cacah merupakan pernyataan yang bernilai benar
  1. Logika Hubungan
Logika ini membicarakan hubungan pernyataan – pernyataan, misalnya hubungan simetris, hubungan refleksi, hubungan transitif, dan yang lainnya.Pengertian, ciri, unsur , dan aneka konsep yang bertalian dengan hubungan juga merupakan pokok pembicaran dari logika hubungan
Ciri logika hubungan :
a. pengunaan hubungan seperti simetris, hubungan refleksi, hubungan transitif, dan lainnya
b. menggunakan penghubung yang bertalian satu dengan yang lainnya
Contoh logika hubungan : durian adalah jenis buah yang kulitnya berduri
(a)    durian
(b)   jenis buah yang kulitnya berduri
  1. Logika Himpunan
Logika himpunan mempunyai kaitan yang sangat erat dengan matematika terutama dengan teori himpunan.Logika ini membicarakan tentang unsur – unsur suatu himpunan, operasi – operasi pada himpunan dan hukum atau aturan – aturan yang berlaku
Contoh logika himpunan :
a. terdapat unsur – unsur himpunan
b. penggunaan aturan serta operasi himpunan
contoh logika himpunan : jika p(x) adalah “x +4 > 1” dengan x adalah peubah himpunan bilangan bulat B maka Ax € B) p(x) adalah (Ax € B) x + 4 > 1 dan dibaca “ untuk setiap bilangan bulat x berlaku x + 4 > 1 “ .Pernyataan ini bernilai salah karena jika x nya diganti dengan bilangan bulat -5 misalnya akan didapat pernyatan -5 + 4 > 1 yang bernilai salah.

kuliah logika matematika 

Ibu Kota, 5 oktober 2013


akhukum fillah arif zainurrohman

0 komentar:

Posting Komentar